Showing posts with label Life Story. Show all posts
Showing posts with label Life Story. Show all posts

Monday, 10 October 2016

Buku Belajar Bisnis Online Ini Recommanded Banget

Majunya dunia teknologi saat ini tidak bisa terbendung. Setiap lini kehidupan tidak luput dari genggaman teknologi itu sendiri. Mulai dari mainan anak kecil hingga kepentingan bisnis lainnya. Maka sudah selayaknya kita ikut andil memahami dan menguasai hal-hal tersebut supaya tidak tergerus zaman. Meskipun banyak hal-hal negatif yang dibawa oleh kemajuan tersebut, sebenarnya banyak pula nilai-nilai positif yang dikandungnya.

Salah satunya adalah menggunakan kemajuan teknologi untuk berbisnis. Ini dapat membantu kita untuk menambah penghasilan. Namun tentunya tidak bisa langsung secara instan, semuanya butuh ilmu. Nah ilmu inilah yang penulis dapatkan setelah membaca buku yang berjudul "Sukses Berbisnis di Internet Dalam 29 Hari". Yang menjadi nilai plus di buku ini adalah tidak hanya mengajarkan teori, namun juga memandu para pembacanya memulai bisnis di internet mulai dari hal terkecil. Kebetulan saya membelinya saat Gramedia Jogja sedang cuci gudang. Bayangkan, semua buku tebal ataupun kecil harganya cuman Rp 5.000,00 saja. Nah, bagi yang berminat, selamat belajar...

Buku ini ditulis oleh Sukarto & Hianoto santoso

Read More

Tuesday, 4 October 2016

Pengalaman Menjadi Pemain Takraw di Gontor

"Takraw is Not Only a Fight, It's an Art"

di Gontor, para santrinya tidak hanya diajarkan untuk pintar mengaji, "Gontor itu mengajarkan kehidupan", begitulah kira-kira salah satu nasehat yang disampaikan pimpinan pondok. Para santri diajarkan berbagai macam ketrampilan hidup, sesuai dengan kesukaan dari setiap santri itu sendiri. Di situlah letak salah satu Panca Jiwa Gontor direalisasikan. Yaitu kebebasan. Semua bebas menjadi apa yang diinginkan, namun harus berlandaskan jiwa pesantren.

Termasuk menjadi olahragawan, banyak cabang olahraga yang bisa ditemukan di Gontor. Saya sendiri memilih takraw dan tenis meja. Salah satu keseruan dalam bermain takraw di Gontor adalah bisa bertemu banyak kawan dari berbagai daerah, bahkan dari Malaysia dan Thailand. Setiap tahunnya, terdapat turnament antar pondok (Muharram Cup) bagi para guru. di Situlah banyak keseruan dan pengalaman yang bisa didapat.

Bahkan, kalau nanti ada kesempatan membuat lembaga pendidikan pesantren, saya ingin mendirikan Pesantren dengan nama "Daru-r-Riyadhah", artinya pusat olahraga. Di sana main goalnya adalah menciptakan olahragawan yang ulama dan intelek. hahaha... mantap sekali kayaknya kl bener-bener terrealisasikan....


Pengalaman perdana ikut Muharram Cup 2010



Perfotoan bersama finalis Muharram Cup 2012, Gontor 2 VS ISID
Read More

Monday, 3 October 2016

Mau Tau Serunya Ngajar Anak-Anak Kecil di TPA

Menurut Gontor, orang besar bukanlah mereka yang terkenal di sosial media, menjadi pemimpin suatu organisasi besar, ataupun berperan penting di negara. Hal tersebut berdasarkan apa yang disampaikan oleh K.H. Imam Zarkasyi, salah satu trimurti pendiri pondok sebagai berikut:

“Jadilah kalian orang besar, orang besar bukanlah orang yang memiliki pangkat yang tinggi, harta yang melimpah, atau ilmu yang luas dikenal orang di mana-mana, akan tetapi orang yang ikhlash mengajar ngaji walau di surau kecil di daerah terpencil.”

Kl foto ini bukan berarti menunjukkan kalau saya orang besar. hehehe. ini adalah dokumentasi foto saat saya mengajar tpa di Gontor 5, Banyuwangi. Anak-anak yang diajar adalah anak-anak guru senior serta anak-anak sekitar pondok. Mengurus anak kecil punya letak keseruan tersendiri dengan level kesulitan tersendiri. Semoga kita bisa menjadi orang yang besar budi, akhlak, serta manfaatnya bagi sekitar kita.


Read More

Sunday, 2 October 2016

The Milky Sky on The Masjid

"The milky sky of Masjid Jami' Gontor Campus 2", tidak sedikit yang mengira bahwa foto ini adalah editan, dan tidak sedikit juga yang percaya bahwa foto ini adalah asli. Kira-kira foto ini asli atau editan???

hehehe, jawabannya adalah foto editan, tapi yang membuat saya sangat senang adalah ketika foto ini saya share di grup (facebook) "belajar fotografi" saya mendapatkan 1200-an like, whahaha, angka yang fantastis, padahal banyak orang bersusah payah untuk dapat like berjumlah ratusan. hehehe.

"It's the wonderful experience that i got in my life."


Intinya jangan pernah minder hanya karena merasa masih newbie (orang awam yang baru belajar). Justru semakin banyak orang hebat sekitar kita bakal menambah motivasi untuk menjadi lebih baik.
Kalau kata bijak yang saya buat "Lebih baik menjadi orang yang bodoh diantara orang hebat daripada menjadi orang hebat diantara orang yang bodoh, jangan sampai menjadi katak dalam tempurung"...




Read More

Saturday, 1 October 2016

Haketat Mencintai dan Membenci

أحبب حبيبك هونا ما عسى أن يكون بغيضك يوما ما # وأبغض بغيضك هونا ما عسى أن يكون حبيبك يوما ما

Kalimat tersebut pertama kali saya dapatkan saat belajar buku Tamrin Lughah Jilid 2 di Gontor. Saat itu saya belum bisa memahami arti dari kalimat tersebut, hanya saja saya tertarik dengan sajak yang ada di dalamnya. Hingga akhirnya ada guru saya yang menjelaskan makna dari kalimat tersebut.

"Cintailah apa yang kamu cintai sekedarnya saja, karena bisa jadi ia akan menjadi musuhmu suatu saat nanti. dan Musuhilah musuhmu sekedarnya saja karena bisa jadi akan menjadi yang kamu cintai suatu hari nanti" (panjangan banget yaa artinya, hehee...)

Maksud dari pepatah Arab berikut adalah jangan sampai kita terlalu fanatik atas apa yang kita cintai ataupun kita musuhi. Yang terlalu kita cintai bisa jadi akan menjadi yang kita benci, sedangkan yang kita benci karena sangking kita bencinya malah bisa jadi kita cintai (saya pengalaman lhoo yang ini, hehehe). Karena hakekat cinta yang sebenarnya hanyalah pada Allah SWT. Semoga kita termasuk orang yang selalu mencintai Allah SWT dan dicintainya. Amin Ya Rabbal Alamin.


Read More

Friday, 30 September 2016

Pesona Masjid Jami' Gontor 2 Part 2

Satu lagi foto yang saya ambil dari Masjid Jami' Gontor Kampus 2 di waktu senja. Foto aslinya sudah bagus sebenarnya, namun saya coba olah lagi agar semakin cantik dengan lightroom.

Read More

Kabar Hujan Abu Vulkanis di Ponorogo


2014 lalu, Gunung Kelud meletupkan avu vulkanis hingga ke daerah-daerah lain. Begitu juga Ponorogo yang terkena dampak dari abu tersebut. Hingga semua gedung tertutup oleh abu.


2014, usai hujan abu yang berasal dari letusan gunung kelud 
Read More

Belajar Berwirausaha di Kantin 5 Menara

Tentunya para sobat semua sudah mendengar tentang kisah Alif dan para kawannya yang bersama - sama berpetualang di pondok pesantren untuk mencari ilmu, yah.. "NEGERI 5 MENARA" tempatnya. Dengan bermotokan "MAN JADDA WAJADA ( Barang siapa yang bersungguh - sungguh dapatlah ia ), Tahukah antum semua mengapa disebut Negeri 5 Menara ? Karena masing - masing dari mereka punya menara impian yang ingin dicapai. Dan yang menjadi pelajaran yang paling berharga dari kisah ini adalah : Bukan yang pandai yang akan berhasil, namun dia yang bersungguh - sungguh. 




Nah, ternyata ada yang gak mau kalah nih sobat, kalau para sobat semua pergi ke Pondok Modern Darussalam Gontor 2 di Ponorogo, tentunya tidak akan terasa lengkap kalau belum mengunjungi satu tempat, namanya "KANTIN 5 MENARA". Namanya aslinya sih "KANTIN PRASMANAN",hehehe.... Tapi jiwanya sudah jadi kantin 5 menara. Tau gak kenapa disebut kantin 5 menara? karena di sini sobat bakalan dengan mudah banyak nemukan banyak perantau dari berbagai negara, ada Indonesia, Malaysia, Thailand, dll.

Di sinilah tempat favorit anak - anak luar negeri untuk menikmati waktu renggang mereka ketika istirahat.Di sini mereka bebas memilih makanan sepuasnya karena memang bersistem prasmanan, berbagai jenis makanan yang nikmat untuk disantap tentunya menjadi nilai plus tersendiri untuk menarik minat para pengunjung dan pelajar dari berbagai negara.

Tak hanya berhenti sampai sini kawan, namun penulis berharap kelak ketika sudah tiba waktunya mengabdikan diri di masyarakat ingin mendirikan "RESTORAN 5 MENARA" yang mana menyediakan berbagai macam makanan dari berbagai daerah, bahkan dari berbagai negara. Yang mana omzetnya bisa digunakan untuk membantu saudara - saudara kita yang membutuhkan.

Penulis sempat tinggal di sini selama 3 tahun, mulai 2010-2013. Berkesempatan belajar memanage sebuah restoran yang memiliki konsumen tetap. Tentunya juga belajara berwirausaha.
Read More